Jl. PLTA Parakankondang No. A Cijeungjing Jatigede Sumedang - 45374
Setiap munculnya nama daerah, selalu dibarengi dengan munculnya legenda yang dalam bahasa sunda disebut sasakala. Meskipun sebenarnya tidak ada bukti... yang mendukung akan kebenaran legenda tersebut, namun bagi masyarakat tradisional, hal itu terkadang menjadi sesuatu yang dipercaya dan diyakini, sehingga menjadi cerita turun temurun. Begitu pula dengan sasakala kelahiran Desa Cijeungjing, meskipun tidak ada bukti sejarah yang dapat mendukung kebenarannya, namun banyak versi yang bercerita tentang kelahiran nama Desa Cijeungjing. Salah satu versi yang paling banyak dipercaya sebagai legenda kemunculan Desa Cijeungjing, yaitu kemunculan “Buyut Isrep” yang bubuara (membuka lahan) di sekitar sebelah utara cigunung, karena dikawasan tersebut memang daerah yang banyak terdapat mata air. Kawasan sebelah utara cigunung, banyak ditumbuhi pohon “Jeungjing”, sehingga lama kelamaan nama sebelah utara cigunung tersebut diberi nama “Cijeungjing” yang berarti air dari pohon Jeungjing. Daerah munculnya nama Cijeungjing itu, sampai saat ini disebut sebagai “Cijeungjing Kolot” (Cijeungjing Tua), karena merupakan cikal bakal dari kelahiran Desa Cijeungjing. Sementara itu, buyut asrep sebagai cikal bakal pendiri desa Cijeungjing, diceritakan wafat karena diterkam harimau dan dimakamkan di sebelah utara daerah Cijeungjing Kolot, dan sampai saat ini, areal pemakaman itu disebut “Astana Aki” Tidak ada catatan khusus yang merangkum sejarah terbentuknya Desa Cijeungjing. Namun kemungkinan, Desa Cijeungjing merupakan Desa yang telah berumur tua, telah berdiri sebelum diproklamirkan kemerdekaan RI pada tahun 1945. Menurut saksi sejarah, bahwa pada sekitar tahun 1935, wilayah Desa Cijeungjing oleh pemerintah kolonial Belanda dimasukkan ke dalam cakupan wilayah administratif distrik darmawangi, yang kemudian setelah masuk era kemerdekaan menjadi bagian dari kewedanaan Tomo dan Kecamatan Cadasngampar. Sebelum tahun 1984, wilayah Desa Cijeungjing meliputi wilayah Desa Kadujaya saat ini, yang akhirnya terjadi pemekaran desa, dan desa Kadujaya memisahkan diri menjadi desa yang berdiri sendiri (1985)
Terwujudnya Desa Cijeungjing sebagai desa wisata yang maju, kreatif, Profesional, Nanjung dan Aman (MAKALANGAN).
1. Mengembangkan ketersediaan fasilitas penunjang desa wisata melalui program peningkatan sarana prasarana destinasi wisata Bendungan Jatigede.
2. Meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat desa.
3. Meningkatkan pelayanan publik yang berkualitas dengan memanfaatkan teknologi informatika.
4. Memenuhi layanan dasar masyarakat secara mudah dan terjangkau.
5. Menciptakan kondisi desa yang aman, tertib dan rukun.
KEPALA DESA CIJEUNGJING
2022-2027
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Kepala Desa berkedudukan sebagai Kepala Pemerintah Desa yang memimpin penyelenggaraan Pemerintahan Desa.Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Struktur Organisasi dan Tata Kerja Desa
Informasi terkini dan kegiatan terbaru dari Pemerintah Desa.
27 Jun 2026
Cijeungjing – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali ditunjukkan oleh masyarakat Desa Cijeungjing melalui kegiatan pembangunan jalan secara swadaya di...
Baca Selengkapnya
03 May 2023
Sebagai upaya meningkatkan kualitas infrastruktur desa, Pemerintah Desa Cijeungjing melaksanakan kegiatan pengaspalan jalan di wilayah Tarogong. Pekerjaan ini bertujuan untuk...
Baca Selengkapnya
30 Jul 2023
30 Juli 2023 – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh masyarakat Desa Cijeungjing. Warga RW 02 dan RW 03 melaksanakan...
Baca SelengkapnyaTemukan informasi lengkap tentang Desa Cijeunjing dan layanan yang tersedia
Temukan lokasi dan informasi kontak Desa DESA CIJEUNGJING
Jl. PLTA Parakankondang No. A Cijeungjing Jatigede Sumedang - 45374